3 Kecurangan Oknum Pedagang - Otak Penjahat
Penjahat Jalanan

3 Kecurangan Oknum Pedagang

Pernah kecewa pada saat belanja? Pernah beli barang yang teranyata sudah kadaluarsa tapi tidak tahu? Pernah belanja barang tapi timbangannya kurang atau dapat barang jelek bahkan hamir busuk?

Banyak  orang yang pernah mengalami hal tersebut, dcurangi oleh pedagang atau penjual yang mengedapankan otaka penjahatnya karena tidak mau rugi atau karena ingin mendapatkan untung lebih. Hal ini bisa berlaku di toko modern maupun pasar tradisional. Karena niat jahat tidak mengenal tempat, tetapi karena perilaku orangnya. Berhadapan dengan kejahatan kita hanya bisa bersikap prefentif, untuk itu hati-hati, cermat dan tidak sungkan menegur atau merasa tidak enak akan menyelamatkan anda dari  tipuan oknum pedagang ata penjual. Berikut 3 kecurangan yang umum di lakukan oleh para oknum tersebut:

  1. Menghapus Tanggal Kadaluarsa
penipu, kadaluarsa

Selalu periksa tanggal kadaluarsa

Modus ini dilakukan karena 2 hal, yaitu tidak mau rugi dan karena memang niat. Seretnya penjualan mengakibatkan stok menumpuk padahal tanggal kadaluarsanya sudah mepet. Untuk mengurangi kerugian hal ini  diakali dengan menghapus kode tanggal kadaluasa pada kemasan dengan menggunakan minyak kayu putih. Ini bisa dilakuakn hampir disemua kemasan, hasilnya akan lebih bagus bila kemasan tersebut tanpa pori (plastik, kaca dll) karena akan sangat bersih tanpa jejak. Bagi pedagang yang tidak mau curang biasanya mereka akan mendiskon habis produk yang sudah mau kadaluarsa. Peluang inilah yang ditangkap oleh pedagang dengan modus kedua yaitu karena memang niat. Membeli produk kadaluarsa dengan harga super miring, kemudian dihapus tanggal kadaluarsanya dan dijual ulang dan lebih murah dari harga pasar. Biasanya mereka akan membawa produknya keluar kota atau daerah pinggiran dimana orang tidak terlalu hati-hati dengan tanggal kadaluarsa.

2. Mengurangi timbangan

timbangan, penipu

Modus ini sepertinya modus yang paling tua dari trik penipuan dalam berdagang. Trik ini bisa dilakukan untuk pembelian baik dalam jumlah kecil maupun besar. Cara yang umum adalah mengotak-atik timbangannya, sehingga beratnya kurang dari normal. Yang seharusnya beli 1 kilogram, pada kenyataannya hanya 0.9 kilogram, untuk itu pemda setempat selalu mengadakan tera ulang untuk memastikan timbangan bekerja benar dan sesuai hasilnya. Trik berikutnya adalah menambah beban pada barang yang ditimbang,  misalnya beli buah, pada saat ditimbang ranting dan daunnya ikut ditimbang, alsannya biar gampang dipegang atau biar kelihatan fresh, padahal intinya lumayan untuk mengurangi timbangan. Nah kalau untuk pembelian dalam skala besar, biasanya tidak diteliti, misalnya untuk acara nikahan yang pola belinya borongan.

3. Menukar barang

Modus menukar barang ini niatnya sama dengan modus nomer 1, tidak mau rugi dan memang niat. Polanya adalah pedagang menata barang yang segar di atas meja dan kemudian bila ada yang beli, setelah  proses penimbangan selesai dan akan diserahkan ke si pembeli, disini proses penukaran barang dengan barang yang jelek dilakukan dengan trik sulap seperti bisa dilihat pada video ini.

Baca juga : Tipuan sulap di money changer.

Kecurangan-kecurangan itu akan banyak dihadapi terus menerus dan tidak akan hilang. Yang bisa kita lakukan adalah lebih hati-hati dan waspada.

Berikut trik dan tipsnya :

  1. Selalu hati-hati
  2. Jangan malu atau sungkan bertanya
  3. Selalu cek tanggal kadaluarsa produk bila produk tersebut memakai kemasan pabrik, karena kemasan pabrik wajib mencantumkan tanggal kadaluarsa. Bila tidak ada tanggalnya, jangan mau terima barang yang disodorkan, minta ke panjual diganti dengan barang stok yang lain. Bila tidak ada, silakan pindah toko.
  4. Untuk modus timbangan lebih susah tetapi tetap bisa di lakukan, belilah di tempat langganan anda, biasanya mereka akan sungkan kalau menipu pelanggannya.
  5. Cara mengenali timbangan yang sudah di otak-atik, biasanya si pedagang akan menaruh beban pada saat timbangan tidak dipakai, dan baru diganti dengan beban yang sesuai setelah barang yang mau ditimbang di taruh di timbangan.
  6. Kalau perlu bawa timbangan sendiri saat ini sudah banyak timbangan portable yang hanya sebesar handphone.
  7. Selalu perhatikan proses penjualan, dari mulai pemilihan barang yang ditimbang, pengepakan samapi diberikan kepada anda, sehingga penjual yang penipu tidak punya kesempatan untuk melakukan kecurangan.
  8. Kalau memungkinkan, lihatlah ke dalam area si penjual berdiri di balik meja dagangan, sehingga anda yakin barang yang dibeli tidak akan ditukar.

 

 

  • Image source : http://www.theintentionallife.com | https://distributormesin.files.wordpress.com | http://www.radiosuarakudus.com/
  • Video source : https://www.youtube.com
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Artikel Paling Populer

To Top