Rampok Tabrak Belakang - Otak Penjahat
Penjahat Jalanan

Rampok Tabrak Belakang

Rampok, begal, pemerasan, kejahatan jalanan, penjahat

Rampok, begal, pemerasan, kejahatan jalanan, penjahatModus baru untuk merampok pengendara mobil. Pelaku akan mengincar pengendara mobil yang sendirian dan mengendari mobil yang cukup mahal. Harapannya banyak harta yang bisa dirampok.

Bagaimana caranya? Pelaku umumnya menggunakan mobil sewaan dan berpenumpang lebih dari  2 orang Korban yang diincar utamanya adalah pengemudi yang sendirian dan utamanya adalah wanita. Pada saat mereka sudah mendapatkan mobil yang sesuai kriteria untuk di rampok, mereka akan menabrakan mobilnya dari belakang. Tabrakan pelan saja akan membuat mobil di depannya berhenti, karena pengemudi akan berusaha melihat apa yang sebenarnya terjadi dan kerusakannya seperti apa. Reaksi yang normal untuk setiap orang, tapi merupakan kesempatan bagi orang yang berniat jahat.

Disinilah peristiwa taktik perampokan terjadi, dengan bermuka bersahabat mereka akan meminta maaf dan menawarkan penggantian kepada pemilik mobil. Tetapi mereka akan bilang tidak ada uang dan harus mengambilnya di ATM. Korban akan diminta mengikuti atau mengantarkannya ke ATM. Dalam perjalanan yang diperkirakan situasinya aman, korban akan di rampok oleh para pelaku.

Modus ini juga dilakukan oleh pengemudi motor, mereka akan menabrakan roda depannya ke bumper mobil di depan yang sudah di incar. Harapannya mobil akan berhenti, dan bikin masalah yang intinya minta ganti rugi.

 

Tips

  1. Jangan panik
  2. Jangan marah, kendalikan kemarahan, karena ketika marah kita tidak bisa berpikir jernih.
  3. Amati lngkungan sekitar, apakah ada situasi atau lokasi yang mencurigakan.
  4. Apabila  anda merasa ada kondisi yang mencurigakan, kabarkan situasi anda pada orang terdekat atau orang yang bisa anda percayai.
  5. Pilih tempat yang aman untuk berhenti (yang cukup ramai atau lebih baik ada pihak berwajib)
  6. Seandainya anda menerima penawaran ganti rugi, minta mereka untuk transfer saja.
  7. Siapkan handphone anda untuk membuat foto, video atau rekaman suara untuk jaga-jaga.
  8. Kalau memungkinkan hubungi pihak yang berwajib
  9. Setiap situasi tidak sama antisipasinya, maka bersiaplah.

 

 

Image source : http://farm7.static.flickr.com/6095/6324113075_968c7e1045.jpg

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Artikel Paling Populer

To Top