Tips Aman Naik Taxi Konvensional dan Taxi Online - Otak Penjahat
Penjahat Jalanan

Tips Aman Naik Taxi Konvensional dan Taxi Online

Tips Aman Naik Taxi Konvensional dan Taxi Online

Tips aman naik taxi konvensional dan taxi online, kasus perseteruan taxi online VS taxi konvensional masih bergulir, banyak berita yang saling bertentangan antara setuju dan tidak setuju. Tapi dari perseteruan itu yang paling penting bagi penumpang adalah rasa aman ketika penumpang memilih untuk naik taxi (baik online maupun konvensional). Kejahatan di dalam taxi sudah sering terjadi, dan ke depannya juga pasti akan tetap terjadi. Bagaimana kita melakukan tindakan preventif terhadap hal itu? Berikut adalah tips aman naik taxi, tips ini berlaku baik anda pesan melalui operator ataupun apabila anda terpaksa harus mencegat taxi di jalan.

otak-penjahat-Tips-Aman-Naik-Taxi-Konvensional-dan-Taxi-Online

Untuk taxi konvensional :

  1. Setelah membuka pintu, lihat pada pintu apakah pintu dalam kondisi child lock. Apabila iya, batalkan niat anda naik taxi tersebut, karena berarti pintu sengaja dikondisikan tidak bisa dibuka dari dalam. Tetapi apabila anda tetap mau naik taxi tersebut, matikan child locknya, sehingga anda bisa membukanya dari dalam.
  2. Periksa jok belakang mobil sebelum masuk dengan cara menariknya ke depan, apabila bisa bergerak, sebaiknya batalkan niat anda untuk naik taxi tersebut, siapa tahu ada orang yang bersembunyi di bagasi dan berniat melakukan perampokan terhadap penumpang.
  3. Usahakan masuk taxi dari sebelah kanan (kalau memungkinkan), karena ini akan membantu anda mengecek keamanannya, selain pintu kanan lebih bersih. (Biasanya sopir taxi pada kencing di jalan dengan buka pintu kiri belakang sebagai tutup)
  4. Apabila di rasa aman, silakan duduk di belakang sopir, tujuannya adalah :
    • Supaya sopir tidak mudah mengawasi anda.
    • anda mempunyai cukup waktu  untuk bertahan atau untuk kabur apabila  si sopir menunjukkan gelagat tidak baik bahkan upaya perampokan, karena posisinya sulit untuk menjangkau anda.
    • ada senjata di mobil yang bisa anda pakai sebagai senjata, yaitu seatbelt sopir yang bisa anda pakai untuk menahan gerak si sopir bahkan bisa memaksa sopir untuk menghentikan kendaraan.
  5. Sebelum tutup pintu, cek kartu anggota, apabila tidak sama, batalkan niat anda untuk naik taxi tersebut.
  6. Bila dirasa sudah aman, langkah berikutnya adalah Phot0 nomor lambung taxi
  7. Kirimkan nomor lambung taxi ke saudara atau teman, kalau perlu send location ke mereka.
  8. Saat ini semua kamera sudah bisa memotret dan rekam video, kalau anda merasa perlu, bilang kepada sopirnya mau foto/rekam wajahnya. Sopir pasti bertanya untuk apa, jawab saja di kirim ke family. Fungsinya adalah mengatakan secara halus kepada sopir bahwa sopir tidak bisa macam-macam dengan anda selama di jalan karena wajahnya sudah dikirimkan ke family. Apabila sopir memang berniat jahat, pasti dia tidak mau di foto atau di rekam, dan memilih tidak mengangkut anda, berarti anda aman dan selamat.
  9. Semua bisa dilakukan tidak akan lebih dari 3 menit,  silakan naik taxi anda dengan aman.

Baca juga artikel : 5 Benda di Tasmu Yang Bisa Jadi Senjata

Tips Aman Naik Taxi Konvensional dan Taxi Online

Untuk taxi Online :

  1. Sebelum naik pastikan nomor plat mobil, jenis mobilnya sama dengan yang tertera di aplikasi.
  2. Cek pengendaranya dengan menelpon nomernya, kalau perlu telpon didepan orangnya.
  3. Setelah membuka pintu, lihat pada pintu apakah pintu dalam kondisi child lock. Apabila iya, batalkan niat anda naik taxi tersebut, karena berarti pintu sengaja dikondisikan tidak bisa dibuka dari dalam. Tetapi apabila anda tetap mau naik taxi tersebut, matikan child locknya, sehingga anda bisa membukanya dari dalam.
  4. Periksa jok belakang mobil sebelum masuk dengan cara menariknya ke depan, apabila bisa bergerak, sebaiknya batalkan niat anda untuk naik taxi tersebut, siapa tahu ada orang yang bersembunyi di bagasi dan berniat melakukan perampokan terhadap penumpang. Karena Taxi online jenisnya banyak, bisa sedan bisa MPV, pastikan anda menengok ke bagasi belakang saat mau duduk.
  5. Usahakan masuk taxi dari sebelah kanan (kalau memungkinkan), karena ini akan membantu anda mengecek keamanannya, selain pintu kanan lebih bersih. (Biasanya sopir taxi pada kencing di jalan dengan buka pintu kiri belakang sebagai tutup)
  6. Apabila di rasa aman, silakan duduk di belakang sopir, tujuannya adalah :
    • Supaya sopir tidak mudah mengawasi anda.
    • anda mempunyai cukup waktu  untuk bertahan atau untuk kabur apabila  si sopir menunjukkan gelagat tidak baik bahkan upaya perampokan, karena posisinya sulit untuk menjangkau anda.
    • ada senjata di mobil yang bisa anda pakai sebagai senjata, yaitu seatbelt sopir yang bisa anda pakai untuk menahan gerak si sopir bahkan bisa memaksa sopir untuk menghentikan kendaraan.
  7. Bila dirasa sudah aman, langkah berikutnya adalah print screen order anda
  8. Kirimkan print screen order ke saudara atau teman, kalau perlu send location ke mereka.
  9. Saat ini semua kamera sudah bisa memotret dan rekam video, kalau anda merasa perlu, bilang kepada sopirnya mau foto/rekam wajahnya. Sopir pasti bertanya untuk apa, jawab saja di kirim ke family. Fungsinya adalah mengatakan secara halus kepada sopir bahwa sopir tidak bisa macam-macam dengan anda selama di jalan karena wajahnya sudah dikirimkan ke family. Apabila sopir memang berniat jahat, pasti dia tidak mau di foto atau di rekam, dan memilih tidak mengangkut anda, berarti anda aman dan selamat.
  10. Semua bisa dilakukan tidak akan lebih dari 3 menit,  silakan naik taxi anda dengan aman.

Baca juga artikel : Hati-hati dengan minuman Anda

Tips aman naik taxi konvensional dan taxi online, tulisan ini tidak berniat membuat anda jadi paranoid, tetapi bersikap hati-hati akan lebih baik buat kita. Kita juga jadi lebih nyaman ketika naik taxi tanpa perlu ada perasaan was-was.

Image source : http://www.dailymail.co.uk/

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Artikel Paling Populer

To Top